Aku cinta dan dunia

Aku cinta dan dunia…

Dapatkah aku mencinta sedang yang kupunya hanyalah keikhlasan hati…?

Bukankah hakekat mencinta adalah memberi…?

Bagaimana aku bisa mencinta dan dicinta  jika aku tak ada harta, tahta apalagi kuasa…?

Cukupkah yang kan kuberi pada orang yang kucinta hanya hati yang tlah rapuh ini…?

Heart

Ya, mungkin aku memang harus sadar diri untuk selalu menerima tentang ‘tidak diterimanya’  cintaku ini.   Tetapi semoga cintaku pada Tuhan bisa diterima seperti ikhlasnya penerimaan cinta Simbok padaku. Tanpa berharap pamrih beliau ikhlas memberi cinta dan merawat aku semenjak  keluar dari rahimnya, bahkan mungkin cintanya tlah terlahir semenjak 9 bulan sebelum aku dilahirkan guna menghirup nafas udara dunia ini.

Pernah ada kalanya kejujuran ini nggak banyak orang percaya.

Sebaliknya, kebohongan malah banyak di terima.    Namun saya masih yaqin bahwa akan tidak enak rasa apabila cinta harus dimulai dengan kebohongan dan kepura-puraan. Sebab kebohongan dan keberpuraan  tak laim adalah barisan pasukan setan yang tak berujung.  Sekali barisan kebohongan terdepan  memainkan perannya, maka bakalan diikuti oleh barisan kebohongan berikutnya. Dan begitu pula barisan kebohongan selanjutnya  -akan melakukan pementasan kebohongan yang sama juga.

Aku cinta dan dunia

Sebagai pelipur lara diri, menjadi terbiasa ditolak cinta oleh anak manusia  mungkin akan lebih baik, walau pahit rasanya…  Namun akan manis diujungnya  karena disertai bumbu penyedap rasa bermerk “Kejujuran dan ketidakberpura-puraan”

Nikmat cinta-Nya nggak  bakalan habis dan berkurang meski di konsumsi  berjuta anak manusia.  Semoga dengan rasa cinta yang masih tersisa,  akan bisa memanfaatkan  Cinta-Nya  sebagai media guna meletakkan ‘nilai kebesaran’  manusia seperti aku ini.

Dengan kerendahan hati  (tawadhu’)  berharap cinta mampu campakkanku  di hadapan keagungan Yang Maha Tinggi.

Amiieeennn…

_______________________________________________________________

Maaf saya lupa linksource gambar yang terambil dari google sebagai ilustrasi pada journal aku cinta dan dunia ini.



Berbagi adalah Peduli...