<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: Wani Ngalah Luhur Wekasane</title> <atom:link href="http://ikanmasteri.com/archives/41/feed" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://ikanmasteri.com/archives/41</link> <description>Serajut Aksara Maya</description> <lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 18:05:31 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator> <item><title>By: wiloso</title><link>http://ikanmasteri.com/archives/41#comment-2471</link> <dc:creator>wiloso</dc:creator> <pubDate>Fri, 23 Mar 2012 14:42:25 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://ikanmasteri.com/?p=41#comment-2471</guid> <description>ya iya lah orang sekarang kalau ngalah ya akan di iles-iles, sama aja gak punya nyali. Itukan jawaban orang bodoh,hanya melihat gebyar. Tapi ingat sandhuwuring langit isih ono langit. Maksudnya, ngalah itu ada unsur wibawa jika dibarengi laku utomo, punya jiwa momong, sabar-sareh. Semar itu siapa yang mengira dia itu Dewa, karakter seperti semar ini yang harus dikembangkan,(apalagi pejabat/pemimpin/ulama),mari pelajari filosofi sang Semar, tentu dilanjutkan dengan lakunya. Luhur wekasane; Sesuatu yang membawa kebajikan itu bukan instan, tapi ada proses, yang wekasan atau akhirnya orang bisa melihat, membaca dan endingnya mereka akan angkat topi pada kepribadian kita, oke?</description> <content:encoded><![CDATA[<p>ya iya lah orang sekarang kalau ngalah ya akan di iles-iles, sama aja gak punya nyali. Itukan jawaban orang bodoh,hanya melihat gebyar. Tapi ingat sandhuwuring langit isih ono langit. Maksudnya, ngalah itu ada unsur wibawa jika dibarengi laku utomo, punya jiwa momong, sabar-sareh. Semar itu siapa yang mengira dia itu Dewa, karakter seperti semar ini yang harus dikembangkan,(apalagi pejabat/pemimpin/ulama),mari pelajari filosofi sang Semar, tentu dilanjutkan dengan lakunya. Luhur wekasane; Sesuatu yang membawa kebajikan itu bukan instan, tapi ada proses, yang wekasan atau akhirnya orang bisa melihat, membaca dan endingnya mereka akan angkat topi pada kepribadian kita, oke?</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
