banner
translators
footsteps
comment, pingback, and trackback
archives
Maztrie™ van Ikanmasteri
Maztrie, atau ada sebagian yang memanggilnya dengan sebutan Utroq, Gotrie, pun Gotrex. Sebagaimana gambar terpajang di atas adalah sosokgantengperformer weblog ikanmasteri [dot] com berinisial "uth" yang sudah beberapa tahun belakangan hilir-mudik serta bolak-balik antara Jogja dan Jakarta.
Terlihat 'ndesa' alias bertampang kampung adalah sebuah keniscayaan, lantaran memang sejatinya dilahirkan dan dibesarkan di tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat bagian pojok ndesa -ujung kampung- pinggiran Kali Progo. Hanya saja, semoga tak dianggap #kampungan apalagi tatkala pada satu kesempatan menjumpai ketidak-raguannya mengenakan predikat "Lelaki Jogja Tulen".
Memiliki serajut 'cinta' adalah satu hal yang dibanggakannya. Dan karena ingin mencinta pun ingin dicinta itu pulalah "quotation lebay" acapkali keluar dari mulutnya; "Urip Sakderma Akeh Tresna..!" - "Simple life with more love..!" - "Pecinta banyak cinta dengan kesederhanaannya..!"
ikanmasteri Archive
Jarak hidup dan mati
Posted on May 18, 2012 | No CommentsTatkala menulis jurnal dengan judul jarak hidup dan mati ini, ada yang membuat saya teringat, yaitu jurnal lama yang sejatinya memiliki bahasan tentang makna mudik lebaran. Sebagaimana pada tulisan tersebut, oleh Cak Nun digambarkan bahwa ada tiga pengkategorian dalam mudik (pulang), yaitu mudik Sosiologis, mudik...Maskulinitas
Posted on May 14, 2012 | No CommentsMaskulinitas tertulis pasalnya seharian tadi beres-beres dokumen, dan tanpa disadari bolak-balik saya membuka ijazah Sekolah Dasar. Ada yang saya lihat, utamanya tentang nilai mata pelajaran “sejarah bangsa Indonesia“ Ya, dari masa penjajahan VOC yang awalnya masih berujud kongsi dagang dan belum mengatasnamakan sebagai “pemerintah” Belanda,...Komunitas blogger dangdut Indonesia
Posted on May 9, 2012 | No CommentsSesaat malam tadi berbincang dengan salah seorang teman tentang komunitas blogger dangdut di negeri ini sepertinya menyisakan senyum tawa di bibir saya. Blogger. Ya, telah lebih dari lima tahun yang lalu saya menulis di dunia maya dengan menggunakan bermacam-macam engine blog. Akan tetapi rasa-rasanya saya...Menanam
Posted on May 7, 2012 | 2 CommentsBudaya menanam masih terus dikampanyekan oleh beberapa pecinta lingkungan negeri ini, baik dari WALHI maupun dari LSM lain yang bergerak dengan membawa bendera “green-peace”. Hemmm, tanggal tujuh bulan lima tahun dua ribu duabelas telah dijalani. Artinya tepat duapuluh hari saya tak mengisi jurnal di rumah...Indonesia yang ramah
Posted on April 16, 2012 | No CommentsKalimat yang mengabarkan mengenai Indonesia yang ramah sering terdengar dari kecil, yaitu sedari saya masih belajar di Sekolah Dasar. Baik dalam pelajaran sejarah, pelajaran Bahasa Indonesia pun pelajaran ilmu sosial lainnya Pak Guru dan Bu Guru sering mengatakan bahwa tabiat kita sebagai bangsa Indonesia yang...Keluarga Indonesia
Posted on April 9, 2012 | No CommentsMembaca keluarga Indonesia yang dituliskan oleh Ayu Utami di harian cetak Seputar Indonesia, -tepatnya di index budaya, kolom kodok ngorek- membuat saya hanya mampu tersenyum kecut setelah mencermati uraian lengkapnya. Senyum kecut timbul pasalnya inti dari tulisan Ayu Utami si BilanganFu itu ternyata adalah satu...Arti anarkisme salah kaprah
Posted on April 6, 2012 | 3 CommentsJurnal kali ini membahas arti anarkisme, anarki, pun anarkis karena belakangan seringkali istilah itu oleh banyak orang -bahkan oleh media masa- dijadikan sebagai padanan kata untuk mengistilahkan tindak kekerasan pun perusakan. Hal ini sepertinya masih sedikit sekali yang mau meluruskannya, pasalnya sudah terdengar sejak lama...Ketua pimpinan piknik
Posted on April 4, 2012 | No CommentsKata ketua pimpinan dan interupsi entah kenapa tiba-tiba menjadi hal yang ingin saya tuliskan. Hanya saja ada kebingungan dan rasa keki lebih mendominasi dalam benak. Hari saya menulis jurnal ini adalah Rabu malam, artinya belum genap seminggu para Dewan Yang Terhormat mempertontonkan pertunjukan Taman Kanak-kanaknya...Wong cilik
Posted on March 30, 2012 | 4 CommentsDadi wong cilik kang kudu ngadhepi kahanan undhak-undhakan BBM iki, tan ana suara kang bisa kapocap kejaba amung bisa nyawang. Déné sakwusé nyawang paling banter ya mung ngrasa mblenger amarga wus kagambar ana ing ngarep mata bab kang kudu dèn tandang. Ngèngingi hubungan antaraning BBM...

















